Sunday, January 17, 2010
Adriel naik kelas, ke kelas Iman
Per tanggal 17 Januari 2010 ini, Adriel sudah naik ke kelas Iman. Sedangkan Debby masih di kelas Harap.
Saturday, January 16, 2010
Les di Primagama, 15 Jan 2010
Payah, Adriel nilanya semakin menurun, sehingga harus ikut les.
Kemarin sudah didaftarkan di Primagama, harganya lumayan mahal, Rp 1.800.000,- plus uang pendaftaran Rp 100.000,-
Semoga nilainya akan meningkat setelah mengikuti les di sini.
Kemarin sudah didaftarkan di Primagama, harganya lumayan mahal, Rp 1.800.000,- plus uang pendaftaran Rp 100.000,-
Semoga nilainya akan meningkat setelah mengikuti les di sini.
Monday, January 11, 2010
Foto-foto di rumah nenek
Lagi foto-foto di rumah Nenek ...

Sebetulnya, ada banyak foto-foto Debby, tetapi foto yang lain, giginya terlihat ompong ...
Sunday, January 03, 2010
Jalan-jalan dengan Omah dan Nenek ke Ciwidey
Jalan-jalan ke Ciwidey dengan Omah dan Nene, 1-3 Januari 2010.
Debby dan Adriel sedang berpelukan di depan Patuha Resort ...
Adriel, bergaya di depan Hotel ...
Debby lagi memeluk Papah ... di sekitar Patuha Resort, Ciwidey.
Berfoto di Kawah Putih ...
Debby dan Adriel yang lagi kedinginan ...
Foto bersama Omah dan Uwak ...
Ipoh, Uwah, Nenek dan Omah si Situ Patengang ...
Saturday, December 26, 2009
Tuesday, October 20, 2009
Ambil Transkrip Nilai di Bandung, 20 Okt 2009
Ambil transkrip nilai di Bandung, sambil nunggu keluar, jeprat- jepret dulu ...




Saturday, September 26, 2009
Thursday, September 24, 2009
Wednesday, September 23, 2009
Tuesday, September 22, 2009
Tuesday, July 07, 2009
Mengisi Liburan Sekolah, ke Pulau Pramuka

Mengisi liburan sekolah, mengajak anak-anak, Adriel dan Debby, berkunjung ke Pulau Pramuka, Taman Nasional Kep. Seribu, tanggal 6-7 Juli 2009, lihat penangkaran Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata).
Wednesday, July 02, 2008
Launching blog baru
Debby, sekarang sudah punya blog sendiri namanya: http://reizkia.wordpress.com.
Blog tersebut dilaunching sejak tanggal 23 Juni 2008. Sedangkan Adriel blognya ada di sini: http://adriel.wordpress.com . Jika sebelumnya papahnya yang selalu mendampingi untuk melakukan posting. Saat ini mereka sudah bisa melakukan posting sendiri. Semoga blog tersebut dapat diisi setiap hari, yang isinya bisa berupa mengarang, pelajaran sekolah, atau sekedar memamah biak pelajaran dari sekolah.
Blog tersebut dilaunching sejak tanggal 23 Juni 2008. Sedangkan Adriel blognya ada di sini: http://adriel.wordpress.com . Jika sebelumnya papahnya yang selalu mendampingi untuk melakukan posting. Saat ini mereka sudah bisa melakukan posting sendiri. Semoga blog tersebut dapat diisi setiap hari, yang isinya bisa berupa mengarang, pelajaran sekolah, atau sekedar memamah biak pelajaran dari sekolah.
Monday, June 16, 2008
Debby menari di Pentas Seni Marsudirini
Friday, June 06, 2008
Pentas Drumband, mengakhiri sekolah TK
Saturday, January 12, 2008
Debby, bermain angklung dan menari di acara natal Marsudirini
Thursday, December 20, 2007
Ngetik Lagu untuk koor
Tuesday, December 11, 2007
Ulang Tahun ke-39
Semoga panjang umur, sehat sejahtera, dan selalu dalam lindungan Tuhan Yesus Kristus.
Tuesday, December 04, 2007
Nginep dan Renang di Green Hill Country Club
Semula mau ikutan nginep di Green Hill, tetapi rupanya ada hal yang harus diselesaikan, rencana nginep akhirnya dibatalkan. Tetapi besok paginya baru bisa menyusul. Dari rumah berangkat sekitar pkl 5 pagi, dan sampai di lokasi pkl 08.00 wib. Adriel dan Debby pun semangat untuk ikut, karena diinformasikan akan berenang. Wah ... yang biasanya susah bangun, pagi itu gampang bener dibanguninnya. Sampai di sana, langsung mencari lokasi berenang, dan byurrr... langsung nyebur.Monday, December 03, 2007
Surat dari Sekolah Adriel
Hari ini saya membaca surat pemberitahuan dari sekolah Adriel, mengenai penggantian rapor. Bunyi lengkapnya adalah kurang lebih sebagai berikut :
Sehubungan telah dikeluarkannya secara resmi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan tertanggal 11 Juni 2007 dan Pedoman Penilaian Hasil Belajar di Sekolah Dasar dari Departemen Pendidikan Nasional yang ditandatangani oleh Direktur Pembinaan TK dan SD serta berdasarkan hasil kesepakatan rapat Kepala SD tanggal 21 September 2007, maka :
Rapor siswa kelas I – VI SD diganti mulai tahun pelajaran 2007/2008 dengan menggunakan model rapor satu nilai untuk satu mata pelajaran dan rapor lama berfungsi sebagai pendamping.
Dari surat pemberitahuan tersebut ada hal yang perlu saya garisbawahi dan pertanyakan adalah : Apakah selama ini kita tidak memiliki standar penilaian? Sehingga pejabat kita merasa perlu untuk membuat Standar Penilaian? Jika selama ini memang sudah ada, kenapa harus diganti? Lalu, mau sampai kapan kita akan gonta ganti terus? Apakah setiap kali ganti pejabat akan dibuat peraturan baru? Anak adalah aset negara yang harus dibina, karena ditangan dialah akhirnya negara ini dilanjutkan.
Lalu, untuk kepentingan siapakah standar penilaian tersebut, untuk anak didik atau untuk pemerintah? Kalau ternyata anak-anak itu memiliki nilai di bawah standar, apa yang dapat negara lakukan untuk memperbaikinya? Bukankah ini merupakan kontradiktif dengan kebijakan wajib belajar 9 tahun?. Kalau ada anak-anak yang nilainya di atas standar, lalu apa pula yang dapat pemerintah perbuat? Banyak informasi, bahwa banyak orang pintar justru lebih memilih bekerja di luar negeri, ketimbang di dalam negeri. Coba tanyakan kenapa?
Sehubungan telah dikeluarkannya secara resmi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan tertanggal 11 Juni 2007 dan Pedoman Penilaian Hasil Belajar di Sekolah Dasar dari Departemen Pendidikan Nasional yang ditandatangani oleh Direktur Pembinaan TK dan SD serta berdasarkan hasil kesepakatan rapat Kepala SD tanggal 21 September 2007, maka :
Rapor siswa kelas I – VI SD diganti mulai tahun pelajaran 2007/2008 dengan menggunakan model rapor satu nilai untuk satu mata pelajaran dan rapor lama berfungsi sebagai pendamping.
Dari surat pemberitahuan tersebut ada hal yang perlu saya garisbawahi dan pertanyakan adalah : Apakah selama ini kita tidak memiliki standar penilaian? Sehingga pejabat kita merasa perlu untuk membuat Standar Penilaian? Jika selama ini memang sudah ada, kenapa harus diganti? Lalu, mau sampai kapan kita akan gonta ganti terus? Apakah setiap kali ganti pejabat akan dibuat peraturan baru? Anak adalah aset negara yang harus dibina, karena ditangan dialah akhirnya negara ini dilanjutkan.
Lalu, untuk kepentingan siapakah standar penilaian tersebut, untuk anak didik atau untuk pemerintah? Kalau ternyata anak-anak itu memiliki nilai di bawah standar, apa yang dapat negara lakukan untuk memperbaikinya? Bukankah ini merupakan kontradiktif dengan kebijakan wajib belajar 9 tahun?. Kalau ada anak-anak yang nilainya di atas standar, lalu apa pula yang dapat pemerintah perbuat? Banyak informasi, bahwa banyak orang pintar justru lebih memilih bekerja di luar negeri, ketimbang di dalam negeri. Coba tanyakan kenapa?
Subscribe to:
Posts (Atom)














